Wednesday, 26 September 2012

Makalah Administrasi dan Supervisi Pendidikan



PEMBAHASAN
KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN

A.Pengertian kepemimpinan
       1. Menurut Wirawan [2002:65] kepemimpinan berasal dari akar kata “pemimpin” maksudnya adalah orang yang dikenal oleh dan berusaha mempengaruhi para pengikutnya untuk merealisir visinya.
       2. Menurut Sondang P.Siagian [1985:6] kepemimpinan merupakan inti dari manajemen.
       3. Menurut Prajudi Atmosudirjo, Kepemimpinan adalah:
       Dapat dirumuskan sebagai suatu kepribadian [ personality] seseorang yang mendatangkan keinginan pada kelompok / orang-orang untuk mencontohnya atau yang memancarkan suatu pengaruh tertentu , suatu kekuatan atau wibawa yang sedemikian rupa sehingga membuat sekelompok orang mau melakukan apa yang dikhehendakinya.
       Berdasarkan pandangan di atas dapat disimpulkan bahwa, kepemimpinan adalah sekumpulan dari serangkaian kemampuan dan sifat-sifat kepribadian, termasuk di dalamnya kewibawaan, untuk dijadikan sebagai sarana dalam rangka meyakinkan yang dipimpinnya agar mereka mau dan dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya dengan rela, penuh semangat, dan kegembiraan batin, serta merasa tidak terpaksa.
       4. Dari sejumlah pengertian kepemimpinan tersebut pada pokoknya berkisar pada:
a)      Perilaku mengarahkan aktivitas.
b)      Aktivitas hubungan kekuasaan dengan anggota.
c)      Proses komunikasi dalam mengarahkan suatu kegiatan untuk    mencapai tujuan yang spesifik.
d)     Interaksi antar personel untuk mencapai hasil yang ditentukan.
e)      Melakukan inisiatif dalam melakukan kegiatan dengan memelihara kepuasan kerja.
f)       Aktivitas organisasi meningkatkan prestasi, dsb.
B. Tipe / gaya kepemimpinan
       Tujuan dari suatu lembaga ialah menjadikan sesuatu dapat terlaksana. Agar sesuatu dapat terlaksana maka dibutuhkanlah seorang pemimpin. Pemimpinlah yang menyediakan tenaga penggerak untuk melaksanakan hal tersebut, tenaga penggerak itu dinyatakan dalam macam-macam cara, ini yang disebut gaya kepemimpinan.
       Menurut Sondang P. Siagian ada 5 gaya kepemimpinan beserta ciri dan sifatnya masing-masing, yakni:
1        Otokratis : memiliki ciri-ciri:
a)      Menganggap organisasi yang dipimpinnya sebagai milik pribadi.
b)      Mengnganggap bawahan hanya semata-mata sebagai alat.
c)      Cara menggerakkan bawahan dengan paksaan dan bersifat mencari kesalahan / menghukum.
d)     Tidak mau menerima saran, pendapat, dan kritik dari anggotanya.
2        Militeristis : memiliki ciri-ciri:
a)      Dalam menggerakkan bawahan sering menggunakan cara perintah
b)      Senang bergantung pada pangkat / jabatan dalam menggerakkan bawahan.
c)      Senang kepada formalitas yang brlebih-lebihan.
d)     Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku pada bawahan.
e)      Sukar menerima kritikan / saran dari bawahan.
3        Paternalisis : memiliki ciri-ciri :
a)      Menganggap bawahan sebagai manusia yang tidak dewasa.
b)      Bersifat terlalu melindungi.
c)      Jarang memberikan kesempatan pada bawahan untuk mengambil keputusan.
d)     Sering bersikap maha tahu.
4        Karismatis : memiliki ciri-ciri :
a)      Mempunyai daya penarik yang amat besar dan umumnya memiliki pengikut yang banyak pula,dan pengikut tersebut tidak dapat menjelaskan mengapa mereka tertarik dan mengikuti serta mentaati pemimpin itu.
b)      Dia seolah-olah memiliki kekuatan gaib [supernatural power].
5        Demokratis /partisipatif : memiliki ciri-ciri
a)      Dalam menggerakkan bawahan bertitik tolak bahwa manusia itu adalah makhluk termulia di dunia.
b)      Senang menerima saran, dan kritik dari bawahan.
c)      Mengutamakan kerja sama dalam mencapai tujuan.
d)     Mengusahan agar bawahan lebih sukses dari dirinya.
       Menurut Bill Woods, selain 5 gaya kepemimpinan di atas ,ada 1  lagi tambahannya, yaitu:
Kendali bebas : Yaitu pemimpin memberikan kekuasaan kepada bawahan , kelompok dapat mengembangkan sasarannya sendiri dan memecahkan masalahnya sendiri. Pengarahan tidak ada atau hanya sedikit.
C. sifat-sifat kepemimpinan
1.      Rendah hati dan sederhana.
2.      Bersikap suka menolong.
3.      Sabar dan memiliki kestabilan emosi.
4.      Percaya kepada diri sendiri.
5.      Jujur, adil, dan dapat dipercaya.
6.      Keahlian dalam jabatan.
       Menurut  studi approach ada 3 macam sifat pribadi seorang pemimpin,      yaitu :
1.      Ciri-ciri fisik , seperti : Tinggi badan , penampilan.
2.      Kepribadian , seperti : Menjunjung tinggi harga diri, berpengaruh, stabilitas emosi.
3.      Kemampuan / kecakapan, seperti : Kecerdasan umum, lancar berbicara, keaslian , wawasan social.
D. faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemimpin
1.      Keahlian dan pengetahuan, yang dimiliki pemimpin untuk menjalankan kepemimpinannya. Seorang pemimpin yang ideal tidak merasa puas dengan hanya mengandalakan pada latar belakang pendidikan dan pengalaman saja, tanpa selalu berusaha mengembangkan diri dengan menambah pengetahuaanya.
2.      Jenis pekerjaan / lembaga, tempat pemimpin itu melaksanakan tugas dan jabatannya. Tiap organisai atau lembaga yang tidak sejenis memiliki tujuan yang berbeda, dan menuntut cara-cara pencapaian tujuan yang tidak sama.
3.      Sifat-sifat kepribadian pemimpin, secara psikologis manusia itu berbeda-beda watak dan kepribadiannya. Watak dan sifat-sifat pribadi seorang pemimpin turut menentukan bagaimana sikap dan perilakunya dalam menjalankan kepemimpinan.
4.      Sifat-sifat pengikut / kelompok yang dipimpinnya. Untuk dapat menjalankan kepemimpinannya dengan baik sangat penting bagi seorang pemimpin untuk mengetahui dan mempelajarari sifat / tipe kepengikutan yang ada pada anak buah / anggota kelompoknya.
5.      Sangsi-sangsi yang ada di tangan pemimpin. Tinggi rendahnya kekuasaan seorang pemimpin menentukan tinggi rendahnya kekuatan / sangsi seorang pemimpin yang diangkat.

No comments:

Post a Comment