PEMBAHASAN
KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN
A.Pengertian
kepemimpinan
1. Menurut
Wirawan [2002:65] kepemimpinan berasal dari
akar kata “pemimpin” maksudnya adalah orang yang dikenal oleh dan berusaha
mempengaruhi para pengikutnya untuk merealisir visinya.
2. Menurut
Sondang P.Siagian [1985:6] kepemimpinan merupakan inti
dari manajemen.
3. Menurut
Prajudi Atmosudirjo, Kepemimpinan adalah:
Dapat dirumuskan sebagai suatu
kepribadian [ personality] seseorang yang mendatangkan keinginan pada kelompok /
orang-orang untuk mencontohnya atau yang memancarkan suatu pengaruh tertentu , suatu
kekuatan atau wibawa yang sedemikian rupa sehingga membuat sekelompok orang mau
melakukan apa yang dikhehendakinya.
Berdasarkan pandangan di atas dapat
disimpulkan bahwa, kepemimpinan adalah
sekumpulan dari serangkaian kemampuan dan sifat-sifat kepribadian, termasuk di
dalamnya kewibawaan, untuk dijadikan sebagai sarana dalam rangka meyakinkan
yang dipimpinnya agar mereka mau dan dapat melaksanakan tugas-tugas yang
dibebankan kepadanya dengan rela, penuh semangat, dan kegembiraan batin, serta
merasa tidak terpaksa.
4. Dari sejumlah pengertian kepemimpinan
tersebut pada pokoknya berkisar pada:
a) Perilaku
mengarahkan aktivitas.
b) Aktivitas
hubungan kekuasaan dengan anggota.
c) Proses
komunikasi dalam mengarahkan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan yang spesifik.
d) Interaksi
antar personel untuk mencapai hasil yang ditentukan.
e) Melakukan
inisiatif dalam melakukan kegiatan dengan memelihara kepuasan kerja.
f) Aktivitas
organisasi meningkatkan prestasi, dsb.
B. Tipe / gaya kepemimpinan
Tujuan dari suatu lembaga ialah
menjadikan sesuatu dapat terlaksana. Agar sesuatu dapat terlaksana maka dibutuhkanlah
seorang pemimpin. Pemimpinlah yang menyediakan tenaga penggerak untuk
melaksanakan hal tersebut, tenaga penggerak itu dinyatakan dalam macam-macam
cara, ini yang disebut gaya kepemimpinan.
Menurut
Sondang P. Siagian ada 5 gaya kepemimpinan beserta ciri dan sifatnya
masing-masing, yakni:
1
Otokratis
:
memiliki ciri-ciri:
a) Menganggap
organisasi yang dipimpinnya sebagai milik pribadi.
b) Mengnganggap
bawahan hanya semata-mata sebagai alat.
c) Cara
menggerakkan bawahan dengan paksaan dan bersifat mencari kesalahan / menghukum.
d) Tidak
mau menerima saran, pendapat, dan kritik dari anggotanya.
2
Militeristis
: memiliki
ciri-ciri:
a) Dalam
menggerakkan bawahan sering menggunakan cara perintah
b) Senang
bergantung pada pangkat / jabatan dalam menggerakkan bawahan.
c) Senang
kepada formalitas yang brlebih-lebihan.
d) Menuntut
disiplin yang tinggi dan kaku pada bawahan.
e) Sukar
menerima kritikan / saran dari bawahan.
3
Paternalisis
: memiliki
ciri-ciri :
a) Menganggap
bawahan sebagai manusia yang tidak dewasa.
b) Bersifat
terlalu melindungi.
c) Jarang
memberikan kesempatan pada bawahan untuk mengambil keputusan.
d) Sering
bersikap maha tahu.
4
Karismatis
: memiliki
ciri-ciri :
a) Mempunyai
daya penarik yang amat besar dan umumnya memiliki pengikut yang banyak pula,dan
pengikut tersebut tidak dapat menjelaskan mengapa mereka tertarik dan mengikuti
serta mentaati pemimpin itu.
b) Dia
seolah-olah memiliki kekuatan gaib [supernatural power].
5
Demokratis
/partisipatif : memiliki ciri-ciri
a) Dalam
menggerakkan bawahan bertitik tolak bahwa manusia itu adalah makhluk termulia
di dunia.
b) Senang
menerima saran, dan kritik dari bawahan.
c) Mengutamakan
kerja sama dalam mencapai tujuan.
d) Mengusahan
agar bawahan lebih sukses dari dirinya.
Menurut Bill Woods, selain 5 gaya
kepemimpinan di atas ,ada 1 lagi
tambahannya, yaitu:
Kendali
bebas : Yaitu pemimpin memberikan kekuasaan kepada bawahan
, kelompok dapat mengembangkan sasarannya sendiri dan memecahkan masalahnya
sendiri. Pengarahan tidak ada atau hanya sedikit.
C.
sifat-sifat kepemimpinan
1. Rendah
hati dan sederhana.
2. Bersikap
suka menolong.
3. Sabar
dan memiliki kestabilan emosi.
4. Percaya
kepada diri sendiri.
5. Jujur,
adil, dan dapat dipercaya.
6. Keahlian
dalam jabatan.
Menurut
studi approach ada 3 macam sifat pribadi seorang pemimpin, yaitu
:
1. Ciri-ciri
fisik , seperti : Tinggi badan , penampilan.
2. Kepribadian
, seperti : Menjunjung tinggi harga diri, berpengaruh, stabilitas emosi.
3. Kemampuan
/ kecakapan, seperti : Kecerdasan umum, lancar berbicara, keaslian , wawasan
social.
D.
faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemimpin
1.
Keahlian dan pengetahuan,
yang dimiliki pemimpin untuk menjalankan kepemimpinannya. Seorang pemimpin yang
ideal tidak merasa puas dengan hanya mengandalakan pada latar belakang
pendidikan dan pengalaman saja, tanpa selalu berusaha mengembangkan diri dengan
menambah pengetahuaanya.
2.
Jenis pekerjaan / lembaga,
tempat pemimpin itu melaksanakan tugas dan jabatannya. Tiap organisai atau
lembaga yang tidak sejenis memiliki tujuan yang berbeda, dan menuntut cara-cara
pencapaian tujuan yang tidak sama.
3.
Sifat-sifat kepribadian pemimpin, secara
psikologis manusia itu berbeda-beda watak dan kepribadiannya. Watak dan
sifat-sifat pribadi seorang pemimpin turut menentukan bagaimana sikap dan
perilakunya dalam menjalankan kepemimpinan.
4.
Sifat-sifat pengikut / kelompok
yang dipimpinnya. Untuk dapat menjalankan
kepemimpinannya dengan baik sangat penting bagi seorang pemimpin untuk
mengetahui dan mempelajarari sifat / tipe kepengikutan yang ada pada anak buah
/ anggota kelompoknya.
5.
Sangsi-sangsi yang ada di tangan
pemimpin. Tinggi rendahnya kekuasaan seorang
pemimpin menentukan tinggi rendahnya kekuatan / sangsi seorang pemimpin yang diangkat.
No comments:
Post a Comment